Cara Membuat Aplikasi Berbasis Lokasi (Location Based Service) di Android Studio

Tutorial-menggunakan-android-studio-1-2
Segala puji bagi Allaah, Tuhan semesta alam.

Sebelum saya jelaskan cara pembuatan aplikasi berbasi lokasi yang biasa dikenal dengan location based service (LBS) maka terlebih dulu saya akan ceritakan sepenggal pengertian dari LBS itu sendiri. Oke siap yaa..

Jadi begini kasusnya:

  • Japri berkeliling disebuah kota A dengan mengendarai mobil, tiba-tiba Japri melihat indikator bensi pada mobilnya menandakan bahan bakar mobil Japri akan segera habis. Akan tetapi, karena Japri tidak tau dimana lokasi terdekat untuk mengisi bensinnya……
  • Om Oding mengantar keponakannya ke sekolah. Tiba-tiba saat akan pulang, di tengah jalan motor om Oding mogok, ternyata ban-nya kempes. Om Oding terpaksa harus menemukan tempat tambal ban yang terdekat untuk segera memompa motornya yang kempes. Akan tetapi, Om Oding juga tak tau dimana lokasi terdekat untuk bisa segera menemukan tambal ban..Jadi begini kasusnya:

Dari 2 gambaran kasus diatas, jelas bahwa objek yang Japri dan Om Oding cari adalah sebuah lokasi. Tentu kita paham, zaman ini peranan google maps sangat membantu seseorang menemukan sebuah lokasi.

Jadi Location Based Service (LBS) merupakan sebuah teknologi layanan berbasis lokasi yang dapat menampilkan posisi geografis keberadaan suatu objek tertentu atau mengidentifikasi lokasi seseorang sehingga memungkinkan pengguna mendapatkan informasi suatu letak lokasi tertentu dengan bantuan GPS (Global Positioning System).

KARENA GOOGLE MAPS, KITA BISA MEMBUAT APLIKASI ANDROID  LBS LHO..

Dahulu orang mengandalkan peta dalam bentuk hardcopy sebagai penunjuk jalan saat berpergian, tetapi dengan berkembangnya teknologi berbasis android maka muncul kemudahan untuk memperoleh informasi tentang lokasi suatu tempat dengan melalui peta online atau bahasa kerennya google maps itu lho.. Dengan memanfaatkan fitur GPS pada google maps maka sebuah smartphone yang terkoneksi dengan internet akan dapat mengakses peta online untuk mendapat informasi tempat-tempat tertentu, misalnya Rumah Sakit, Restoran, Tempat Wisata, SPBU dan lain sebagainya.

Jadi intinya kita bisa manfaatkan google maps untuk membuat aplikasi berbasis lokasi.

Karena meskipun google maps sudah bisa menampilkan suatu lokasi, akan tetapi terkadang kita perlu informasi lebih detail. Misalnya, google maps bisa menunjukkan lokasi SPBU terdekat, tetapi google maps tidak dapat menampilkan detail informasi seperti bahan bakar yang dijual, fasilitas SPBU seperti musola, toilet, minimarket, tambal ban di SPBU tersebut. Ya kaann? Maka dari itu, mengapa pembuatan aplikasi berbasis lokasi ini sangat penting untuk di develop, selain kita bisa menciptakan karya penelitian, kita juga bisa membantu masyarakat khususnya pengguna smartphone untuk mendapatkan informasi detail dari sebuah lokasi dengan jelas dan detail yang kita konfigurasikan dengan google maps itu sendiri.

CARA MEMBUAT APLIKASI PENCARIAN BERBASIS LOKASI (LOCATION BASED SERVICE) di ANDROID STUDIO..

Pada praktik ini, saya akan mencontohkan pembuatan Aplikasi Pencarian SPBU Terdekat (btw, karena penelitian SPBU ini adalah hasil skripsi saya, maka saya akan bagikan tutorial pembuatan aplikasi-nya dan untuk yang ingin review dari aplikasi tersebut bisa cek dan download jurnal-nya disini.). Dalam praktik (skripsi saya), aplikasi ini diberi nama SPBU FINDER dan  Check this out yaa..

Ada 3 tahap pada tahap pembuatan aplikasi SPBU ini :
A.  Instalasi Google Play Services pada Android Studio
B.  Mendaftarkan pada Google Maps Android API
C. 
 Pembuatan Aplikasi SPBU pada Android Studio

Oke, untuk lebih detailnya langsung saja kita ke TKP (dibawah ini) !

A. Instalasi Google Play Services pada Android Studio

  1. Instal Google Play Services pada Android Studio.

Sebelumnya pastikan bahwa  Android Studio sudah terinstal Google Play services. Buka Tools >  Android > SDK Manager

 1
Gambar: Mencari SDK Tools

  1. Akan muncul kotak dialog seperti gambar lalu ceklis pada Google Play Services.

Jika statusnya Not Installed, klik Install Package pada bagian bawah untuk memulai proses instalasi. Kemudian menerima perjanjian lisensi dengan mengklik tombol instal. SDK Accept License, klik tombol Install kemudian akan mulai mendownload dan menginstal paket-paket yang dipilih. Jika sudah terinstal, maka akan ada keterangan Installed dikolom Status.

2.jpgGambar: Menginstal Google Play Services

  1. Setelah selesai menginstal Google Play Services, selanjutnya tambahkan referensi library google-play-service.jar ke dalam project Android Studio.

Pada bagian Gradle Scripts > build.gradle(Module:app), tambahkan baris instruksi pada dependencies:
compile com.google.android.gms:play-sevices:9.6.1’ untuk menambahkan semua play services API ke project.

3.jpgGambar: Menambahkan instruksi Google Play Services

  1. Selanjutnya perlu adanya generate debug API KEY SHA1 pada PC. Setiap komputer atau laptop memiliki Debug API KEY berbeda-beda. Hasil akhir tahap ini berupa key dalam format SHA1, yang akan digunakan untuk mendaftarkan pada Google APIs console.
    a. Buka project pada Android Studio
    b. Buka panel Gradle yang berada di sebelah kanan
    c. Pada bagian panel Gradle projects, masuk di :app >Tasks > android > signingReport, klik 2x padasigning Report
    d. Kita lihat pada bagian panel Run, maka akan terlihat kode SHA1yang siap digunakan untuk mengembangkan Aplikasi Android.

 

B. Mendaftarkan pada Google Maps Android API

  1. Jalankan browser (jelas kita harus punya koneksi inter, masuk ke alamat : https://console.developers.google.com
  2. Login dengan akun gmail yang kita miliki. 1 Akun gmail, hanya untuk mendapatkan 1 API Key saja, jadi pastikan alamat email tersebut benar dan aktif.
  3. Setelah itu, masuk ke Pustaka > pada menu API Google Maps, klik Google Maps Android API

4Gambar: Masuk pada Google Map Android API

  1. Setelah Google Maps Android API diklik, maka akan langsung masuk Dasbor.

Lalu, klik Buat Project yang berada di sebelah kanan seperti gambar 3.6, lalu beri nama project seperti gambar 3.7.

5.jpgGambar: Membuat Project Baru pada Google Map Android API

6.jpg
Gambar: Membuat Nama Project

  1. Setelah membuat nama project, klik dan masuk ke Kredensial, lalu klik Buat Kredensial,

7.jpgGambar: Membuat Kredensial

  1. Setelah Kredensial dibuat, maka akan langsung muncul kotak dialog untuk API Key yang dapat kita gunakan untuk membuat project Maps di Android Studio. Untuk lebih aman, kita dapat meng-copy Kunci API (API Key) tersebut di dalam notepad maupun sticky note jika sewaktu-waktu kita perlukan. Perlu diketahui pula bahwa satu Kunci API hanya dapat digunakan untuk membuat satu satu project Maps saja. Sehingga jika kita ingin membuat beberapa project Maps, maka perlu menggunakan beberapa akun gmail untuk mendaftarkan pada Google API agar mendapat Kunci API yang berbeda..

8.jpgGambar: Kunci API (API Key)

  1. Setelah mendapatkan kunci API, kembali lagi ke Dasbor, klik Aktifkan API. Maka secara otomatis Kunci API (API Key) sudah dapat diaplikasikan pada project Map di Android Studio.

9.jpgGambar: Mengaktifkan API

 

C. Pembuatan Aplikasi SPBU Finder pada Android Studio

            Pada perancangan ini, penulis menggunakan Android Studio Versi 2.2.2.

  1. Buka Android Studio. Lalu klik Start a new Android Studio project.

10.png
Gambar: Android Studio 2.2.2

  1. Pada Configure you new project, isilah fieldnya seperti berikut :

Tabel II.2 Spesifikasi untuk Konfirgurasi Project Baru

Application Name : spbutestapp
Company Domain : yerika.lab (optional)
Package Name : spbutest.app (penting! Beri tanda (.) pada package name)
Project Location : D:\Android Project\AndroidStudioProjects\spbutestapp (optional)

11.pngGambar: Konfigurasi Project Baru

  1. Pada kotak dialog berikutnya Select the form factors your app will run on, maka checklist pada Phone and Tablet, dan tentukan Minimum SDK API 19: Android 4.4 (KitKat). Setelah itu klik “Next”.

12.pngGambar: Memilih Minimum SDK

Minimum SDK ini dimaksudkan untuk menjalankan aplikasi pada smarphone android diminimal SDK tertentu, sehingga bisa berjalan pada SDK diatasnya. Misalnya Minimum SDK 4.4 (KitKat), maka bisa berjalan pula di SDK 5.0 (Lollipop), SDK 6.0 (Marshmallow) dan ditingkat atasnya lagi.

  1. Pada Add an Activity to Mobile, pilih pada menu Google Maps Activity.

13.pngGambar: Memilih Template Activity

  1. Pada Customize the Activity, beri nama activity untuk layer yang akan dibuat.

Lalu klik Finish dan tunggu hingga Gradle Build selesai atau terproses.14.pngGambar: Memberi judul Activity

Catatan : satu activity, hanya digunakan untuk satu layer. Misalnya, untuk membuat Maps, maka menggunakan Google Maps Activity. Kemudian jika kita ingin membuat layer yang lain, maka kita harus membuat activity baru dengan template activity yang lain, seperti Login Activity (untuk laye login), Basic Activity (biasanya untuk activity yang kosong dan dapat kita design sendiri).

  1. Setelah Gradle Build selesai, maka akan terbuka tab google_maps_api.xml. Masukkan Kuci API yang sudah kita dapatkan sebelumnya pada tahap (a), lalu copy paste pada tulisan kode >YOUR_KEY_HERE<. Sehingga secara otomatis, activity maps yang kita buat, telah terintegrasi dengan Google Maps.

15.pngGambar: Memasukkan Kunci API ke Maps Activity

  1. Setelah memasukkan Kunci API, maka selanjutnya adalah melakukan proses coding dan debugging.
  2. Sampai tahap ini, kita sudah membuat aplikasi map sederhana yang siap untuk dijalankan.

Nah, itu tadi Tutorial untuk membuat project android berbasis lokasi di Android Studio. 
Semoga bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi duntuk developing karya dibidang teknologi bagi yang berminat yaa ^^

 

Iklan

One thought on “Cara Membuat Aplikasi Berbasis Lokasi (Location Based Service) di Android Studio

  1. Ping-balik: Jurnal Saya di KNIST : Perancangan Aplikasi SPBU FINDER Untuk Wilayah Jakarta Barat Berbasis Android | Yerika Ayu Lestari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s